Pencari Karir Pencari Kandidat

7 Tips Interview Kerja agar Sukses Memikat HRD

16 Juni 2021 03:06 2172 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 21 KALI DIBAGIKAN

 

Menghadapi wawancara mungkin akan membutuhkan tips interview kerja jitu yang bisa sukses memikat HRD. Ya, pasalnya, sesi yang kerap dianggap paling mendebarkan ini menjadi salah satu gerbang terakhir untuk selanjutnya diterima menjadi karyawan.

 

HRD mungkin akan menanyakan pertanyaan yang menjebak atau membuat rasa percaya diri kamu turun. Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena interview kerja rupanya tidak sesulit itu jika kamu tahu rahasia sukses menghadapi HRD saat wawancara kerja.

 

Nah, dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah deretan tips interview kerja yang bisa kamu ikuti untuk menghadapi HRD.

 

Persiapkan semua persyaratan dan dokumen yang diperlukan

Hal pertama yang perlu dipersiapkan ketika menghadapi wawancara adalah mempersiapkan semua dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan. Jika dalam sesi wawancara kamu diminta untuk melampirkan dokumen tertentu atau mengisi form, sebaiknya jangan sampai terlupa.

 

Kemudian, penting juga untuk mempersiapkan alat tulis atau perlengkapan lain yang penting untuk interview. Meskipun tidak tertulis untuk dibawa, namun sebaiknya kamu tetap mempersiapkan alat apa saja yang sekiranya akan dibutuhkan seperti alat tulis, identitas diri, hingga dokumen lain yang membantu seperti portfolio.

 

Dengan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dengan baik, bisa jadi memberikan nilai lebih di mata HRD dibandingkan kandidat lain.

 

Berpenampilan rapi dan menarik 

Meski penampilan bukan menjadi poin utama seorang karyawan diterima bekerja, namun memakai pakaian yang rapi dan menarik bisa menambah nilai lebih saat wawancara. HRD akan lebih menyukai kandidat yang datang wawancara dengan pakaian rapi dan sopan.

 

Kalaupun posisi atau perusahaan yang dilamar tidak begitu memiliki aturan ketat tentang cara berpakaian, ada baiknya kamu tetap memakai pakaian yang sesuai seperti kemeja hingga setelan kerja lainnya.

 

Melakukan penelusuran 

Tips interview kerja yang tidak boleh kamu lewatkan adalah melakukan penelusuran tentang posisi dan perusahaan tempat kamu melamar kerja.

 

Dengan melakukan penelusuran, kamu lebih bisa mempersiapkan data tentang produk atau layanan dari perusahaan tersebut. Dengan begitu, saat HRD menanyakan perihal perusahaan dan posisi yang dilamar, kamu sudah tidak perlu bingung dalam menjawabnya.

 

Jawab pertanyaan dengan jujur dan antusias 

Recruiter akan lebih menyukai kandidat yang menjawab pertanyaan dengan jelas dan antusias. Hindari menjawab pertanyaan dengan singkat dan pendek karena bisa menambah kesan negatif seperti kurang menghargai pewawancara.

 

Namun, ada baiknya juga tidak menjawab pertanyaan terlalu panjang hingga keluar dari inti pertanyaan itu sendiri. Selain itu, jawablah pertanyaan dengan jujur dan jelas.

 

Jika kamu berbohong, tentu akan menambah nilai buruk yang justru bisa menggagalkan kandidat lolos wawancara. Untuk itu, tetaplah menjawab dengan jujur dan senatural mungkin agar dapat terlihat tenang dan percaya diri.

 

Jelaskan berbagai hal yang mendukung kamu untuk diterima 

Sebagian HRD akan menyukai kandidat yang memiliki latar belakang sesuai dengan pekerjaan yang dilamar. Untuk itu, jangan ragu untuk menjelaskan pada recruiter tentang pengalaman kerja, pengalaman organisasi hingga pengalaman karier lainnya yang berhubungan dengan posisi yang kamu lamar.

 

Paparkan juga prestasi yang sudah kamu capai sejauh ini. Ada baiknya jika saat wawancara kamu memperlihatkan bukti dari pencapaian tersebut. 

 

Jangan gugup

Cara menghindari gugup saat wawancara kerja adalah dengan senantiasa percaya dan mengenal diri sendiri. Jangan biarkan recruiter melihat sisi gugup atau rasa tidak percaya dirimu.

 

Untuk itu, cobalah untuk mengenal diri sendiri terlebih dahulu sebelum melakukan wawancara. Pikirkan bagaimana cara mengatasi ketakutan dan gugup mu selama ini kemudian terapkan juga saat kamu hendak wawancara. 

 

Latihan wawancara

Tips interview kerja terakhir untuk sukses wawancara adalah dengan berlatih. Kamu harus mulai berlatih dengan banyak menonton video di YouTube atau membaca tips interview lainnya untuk memperkaya wawasan.

 

Jika memungkinkan, ajaklah orang terdekat untuk melatih mu dengan berperan sebagai HRD dan membuatmu menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan.

 

Ingin sukses wawancara? Yuk simak tips wawancara menarik lainnya di sini. Jangan lupa download aplikasi TopKarir sekarang dan dapatkan info lowongan keja terbaru, Info Magang, Tips Karir, TopKarir Klinik, Pelatihan online Topedu, dan sebagainya. 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Pekerjaan vs Karir, Emang Apa Bedanya?

Pekerjaan vs Karir, Emang Apa Bedanya?

Selama ini apa yang kamu pikirkan tentang karir dan pekerjaan? Keduanya terkesan memiliki makna yang sama ya. Tapi sebenarnya karir dan pekerjaan itu punya arti yang berbeda lho. Dalam buku berjudul Your Job Is Not Your Career!, Rene’ Suhardono juga menegaskan kalau karir dan pekerjaan punya makna yang jauh berbeda. Menurutnya, pekerjaan adalah sesuatu yang bukan milik kita, sedangkan karir adalah apa yang kita miliki.   Pekerjaan hanyalah alat atau sarana yang kita gunakan untuk mencapai apa yang kita kehendaki, mendapatkan uang secara rutin untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan sehari-hari. Pekerjaan adalah kesempatan yang diberikan oleh perusahaan agar kamu berkembang secara pribadi dan profesional. Intinya, pekerjaan itu bukan milik kamu, melainkan milik perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi.   Berbeda dengan pekerjaan, karir punya makna yang lebih dalam. Karir adalah cita-cita, ambisi, dan tujuan hidup jangka panjang yang dimiliki seseorang dengan menekuni suatu bidang. Karir itu keseluruhan proses dalam hidup kamu, jadi pekerjaan itu cuma salah satu proses aja. Langkah awal seseorang dalam menjajakan karir ialah passion.   Karir yang dibangun berdasarkan passion akan lebih mudah dijalani, sebab kamu punya kecintaan, semangat dan akan terus menikmati setiap prosesnya.   Seseorang yang tidak fokus membangun karir cenderung bekerja apa adanya, datang ke kantor, bekerja 8 jam, lalu pulang. Setiap hari mengerjakan apa yang sudah diperintahkan oleh atasan atau apa yang sudah tertulis dalam perjanjian, dengan tujuan menerima gaji setiap bulannya. Intinya mereka sudah merasa aman dan cukup, yang terpenting kemauan dan kebutuhan hidupnya bisa terpenuhi.   Tapi kalau orang yang fokus berkarir cenderung punya keinginan belajar yang tinggi, penuh inisiatif dan berani mencoba hal-hal baru. Mereka rutin mengevaluasi kinerjanya, jika ia merasa tempatnya bekerja/belajar saat ini tidak bisa lagi membuatnya berkembang, ia akan mencari tempat baru untuk meningkatkan karirnya.    Karir akan membuat hidupmu lebih bermakna, apa yang kamu kerjakan dilalui karena kamu memang suka menjalaninya.   Kamu akan terus berusaha menambah dan mengasah kompetensi di bidang yang menjadi fokus kamu. Karena itu, karir bukan hanya memberi manfaat untuk kehidupanmu sekarang dan di masa depan, tapi juga bermanfaat untuk banyak orang. Kamu nggak akan segan berbagi pengalaman dan ilmu yang kamu punya ke orang lain. Dari situ kamu akan menemukan kebahagiaan dan makna dalam hidup.   Terus, emang salah ya kalau memilih fokus bekerja dibanding berkarir? Yang pastinya nggak dong. Bekerja adalah bagian dari perjalanan karir, lewat pekerjaan, kamu bisa mendapat pelajaran dan pengalaman untuk mulai meniti karir. Bisa jadi dari pekerjaan itu, karir kamu akan terbentuk, karena kesesuaian pekerjaan dengan passion, tujuan dan nilai yang kamu punya.   Jadi, ayo mulai bangun karirmu sekarang, temukan passionmu terlebih dulu, tentukan bidang yang mau kamu geluti, asah dan belajar untuk perkuat kompetensimu, temukan mentor dan lingkungan yang suportif dan positif. Baru deh kamu bisa terjun ke dunia kerja, meneruskan pendidikan, atau bahkan menjadi wirausahawan.   Selalu ingat mimpi, masa depan dan tujuan hidupmu, kehidupanmu semuanya adalah tentang kamu, jadi pastikan kamu menjalaninya dengan sepenuh hati ya.   Untuk mendukung karir kamu, TopKarir selalu siap sedia jadi teman perjalanan karir yang membantumu dari awal sampai meraih impian. Potensi dan bakat kamu bisa kamu cari tahu di Tes Minat Bakat, kamu juga bisa konsultasikan hasilnya bareng sama mentor hebat dan profesional di berbagai bidang lewat TopKarir Klinik, disitu kamu bakal chat-an langsung lho sama expert.   Buat mengasah skill dan membekali diri agar pondasi karir kamu makin kokoh, kamu bisa belajar dan ikut pelatihan online di TopEdu. Materi dan pembahasannya juga beragam, mulai dari bisnis & keuangan, teknologi, marketing, kreatif, hospitality, sampai personal skill. Kalau mau mulai bangun bisnis kamu juga bisa gabung APINDO UMKM Akademi, banyak mentor hebat yang sudah sukses dan berpengalaman sebagai wirausahawan, kamu juga bisa ikut pendampingan secara langsung. Atau kalau mau cari pekerjaan atau magang, TopKarir juga menyediakan ribuan lowongan pekerjaan dan magang terupdate dari perusahaan dalam dan luar negeri.
Tips Sukses Mengatasi Gugup Saat Interview Kerja

Tips Sukses Mengatasi Gugup Saat Interview Kerja

Merasa berdebar menantikan waktu Interview datang? Wajar kok, terutama bagi kamu yang baru saja lulus dan sedang melamar pekerjaan. Namun perlu diingat jika rasa gugup tersebut tidak dapat dikontrol dengan baik maka akan berakibat fatal. Nah berikut ini cara mengatasi rasa gugup saat mau interview kerja, simak ya! Miliki pola pikir positif Hal pertama yang harus kamu lakukan yaitu harus memiliki pola pikir positif tentang wawancara yang akan kamu hadapi. Yakinkan diri kamu untuk bisa menghadapi interview kerja tersebut secara baik. Hal ini akan membuat kamu agar tidak gugup saat interview.   Fokus pada tujuan Fokuskan tujuan – tujuan kamu di dalam pikiran dan buatlah dirimu merasa percaya diri. Ini akan membuat kamu bisa mengatasi rasa gugup dan bisa melewati tahap tersebut dengan baik.   Pelajari pertanyaan-pertanyaan interview Dengan memahami pertanyaan-pertanyaan Interview. Itu akan membantumu untuk mengatasi rasa gugup nantinya saat Interview dan tentunya rasa gugup tidak akan muncul karena kamu telah merasa siap menghadapi interview tersebut.   Berlatih berbicara dan menjawab pertanyaan Cobalah untuk berlatih agar bisa menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara dengan tenang. Kamu bisa meminta bantuan terhadap teman kamu untuk berpura-pura menjadi pewawancara. Hal tersebut bisa melatih ketenangan kamu juga lho.   Itu dia tips yang bisa kamu lakukan sebelum melakukan Interview kerja. Yuk temukan tips karir lainnya di aplikasi TopKarir & download aplikasinya ya! 
Komentar