Pencari Karir Pencari Kandidat

Cara Jitu Menemukan Passion untuk Karir Kamu

24 Maret 2021 20:03 3059 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Kalau ngomongin passion, nggak semua orang beruntung bisa ketemu dengan passion mereka sampai saat ini. Banyak juga yang kebingungan menentukan arah karir karena belum menemukan apa yang benar-benar mereka sukai. Mengutip pengertian passion dari buku Young On Top Updated : 40 Kunci Sukses di Usia Muda, passion adalah sesuatu yang kamu cintai, dan ingin kamu lakukan terus-menerus meski tanpa bayaran sekalipun. Siapa sih yang mau kerja dan melakukan aktivitas setengah hati karena terpaksa? Pastinya akan lebih menyenangkan bekerja sesuai apa yang kita suka kan?

 

Passion yang ada dalam diri kita bisa jadi penentu tujuan hidup dan kesuksesan kita ke depan lho. Setiap bangun di pagi hari untuk bekerja, kamu akan selalu bersemangat, menikmati dan pastinya pekerjaanmu jadi lebih optimal. Dengan mengenal passion, kamu bisa lebih mudah menyusun rencana karir kamu kedepan, karena kamu tau apa yang harus dilakukan, dengan perasaan senang pastinya.

 

Bertemu dengan passion memang butuh waktu, tapi nggak ada kata terlambat untuk memulainya. Karena itu cari tau passion kamu dari sekarang, supaya bisa segera dikembangkan. Lalu gimana ya cara menemukan passion? Berikut TopKarir rangkum 6 cara cepatnya.

 

Tanyakan pada diri sendiri, apa yang membuatmu semangat?

Selalu lakukan apapun sesuai kata hati asalkan tetap bertanggung jawab dan memikirkan dampaknya buat diri sendiri dan orang lain. Hal apa sih yang membuat kamu bersemangat melakukannya? Sesuatu yang membakar api semangatmu untuk bekerja sepenuh hati dan tanpa paksaan adalah passion yang membuat hidupmu lebih bahagia.

 

Temukan dari rasa iri “aku ingin seperti dia!”

Ternyata iri itu nggak selalu negatif lho. Melihat seseorang yang lebih sukses dan bahagia dengan karirnya bisa bikin kamu termotivasi. Dengan melihat seseorang sampai bisa di posisi hebat, membuat kamu ingin mengenal bagaimana proses dan aspek pekerjaan yang membawanya sampai ke posisi itu.

 

Siapa sosok panutanmu?

Punya dua tau tiga sosok yang menginspirasi bisa membantu kamu menemukan hal-hal yang kamu suka. Mungkin kamu mengagumi kecerdasannya, kesuksesan atau perjalanan karirnya. Dengan begitu kamu akan punya hasrat untuk mencoba menggali potensi diri dan mengikuti jejak karir orang-orang yang kamu jadikan inspirasi.

 

Adakah hal yang kamu pertahankan meski banyak penentangan?

Pernahkah kamu punya keinginan kuat untuk melakukan pekerjaan atau kegiatan di bidang tertentu? Terkadang orang-orang di dekat kita khususnya keluarga punya pilihan sendiri untuk masa depanmu, tapi kalau kamu berusaha untuk tidak mengikutinya dan mencari jalan karir sendiri, itu pertanda passion kamu makin dekat. Nggak ada salahnya kok membuktikan diri akan pilihan karir sendiri dibanding menjalani sesuatu atas kehendak orang lain.

 

Ikuti tes minat dan bakat yang ngasih kamu pencerahan

Semakin cepat ketemu passion, kamu semakin punya banyak waktu untuk mengembangkannya. Cara tercepat untuk bisa menemukan passion yang tepat bisa ikutan Tes Minat & Bakat. Yuk cari tau bidang apa yang paling cocok buat kamu di sini.


Itu tadi 5 cara menemukan passion yang terpendam. Kalau sudah menemukan passion, kamu bisa lebih mantap menentukan bidang karir kamu nantinya. Apalagi buat kamu yang mau bekerja remote sebagai freelancer. Bekerja freelance nggak menuntut kamu untuk mengerjakan tugas di kantor, semua bisa dilakukan di rumah dan dalam jangka waktu project yang lebih pendek, jadi lebih fleksibel deh. Yuk temukan lowongan kerja freelance yang sesuai dengan bidang keahlianmu di TopKarir Freelance. Temukan informasi dan tips-tips karir lainnya di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang ya!

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Menghadiri Panggilan Interview untuk Pertama Kali

Tips Menghadiri Panggilan Interview untuk Pertama Kali

Setelah mengirim lamaran ke sana sini, kabar baik akhirnya datang, lolos tahap seleksi berkas dan lanjut ke tahap interview. Bisa lolos ke tahap interview bukanlah hal yang mudah, selain harus bisa “menjual diri” di CV, kamu juga harus bersaing dengan banyak kandidat pencari kerja lain. Karena itu, tahap interview harus dilakukan dengan penuh persiapan.   Perasaan deg-degan pasti datang, terlebih buat kamu yang belum pernah melakukan interview kerja sebelumnya. Tapi jangan sampai rasa grogi malah membuat interview-mu berjalan kurang maksimal. Buat kamu yang baru pertama kali melamar kerja, ada tips-tips yang penting untuk kamu terapkan sebelum hari H interview, berikut ulasannya.   Lakukan riset dan pelajari lebih dalam tentang perusahaan Sebelum mendatangi interview, kamu perlu meluangkan waktu untuk meneliti budaya perusahaan dengan mencari tau melalui berbagai sumber seperti web, media sosial, atau orang yang kamu kenal pernah / sedang bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini penting supaya kamu tau visi misi dan bisa menyesuaikan kebutuhan perusahaan dengan skill yang kamu punya.   Kamu juga perlu mempelajari detail pekerjaan dan tugas posisi yang kamu lamar, sehingga kamu jadi lebih menguasai dan percaya diri saat menjawab berbagai pertanyaan.    Kenali diri kamu lebih dalam Nggak cuma mempelajari perusahaan aja nih, kamu juga harus mengenal diri kamu lebih dalam lagi. Setelah tau tugas dan detail pekerjaan untuk posisi yang kamu lamar, tanyakan lagi pada diri kamu, apa jobdesk-nya sesuai dengan keahlianmu? Apa visi dan misi perusahaan sejalan dengan tujuan kamu? Semua harus diperhitungkan dengan baik.   Datang 30 menit lebih awal On-time memang baik, tapi saat tahap wawancara buang dulu pemikiran itu dan datang lebih awal dari jadwal yang diberikan. Persiapkan segala sesuatunya dari jauh hari mulai dari berkas kelengkapan, syarat, alat tulis sampai pakaian. Hal ini bertujuan agar saat hari H tiba, kamu nggak tergesa-gesa menyiapkan semuanya, yang memungkinkan kamu melupakan satu atau dua data wajib yang harus dibawa.   Datang lebih awal juga untuk mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi di jalan, seperti ban bocor, hujan, razia, tertinggal angkutan umum, dll. Jadi lebih baik menunggu di tempat interview, dibanding harus terlambat dan langsung mendapat penilaian yang kurang baik.  Attitude jadi poin penting Dibanding mengkhawatirkan kurangnya pengalaman profesional yang kamu miliki. Lebih baik fokus menunjukkan attitude yang baik, karena hal ini seringkali lebih diutamakan perusahaan. Penting untuk begitupun meninggalkan kesan yang baik di mata HRD, jadikan diri kamu lebih bernilai dengan menjunjung tinggi sikap positif dan kesopanan.   Perusahaan tidak hanya membutuhkan pekerja yang berkompetensi tapi juga memiliki attitude yang baik, antusiasme yang tinggi untuk belajar dan berkembang di perusahaan. Kamu bisa menceritakan semangat dan motivasi besarmu untuk bersama membawa perusahaan ke arah yang lebih baik, berkontribusi mencapai visi perusahaan atau ketertarikanmu pada produk dan perusahaan.   Nggak kalah penting, penampilan Saltum atau salah kostum bisa berakibat fatal saat sesi wawancara. Karena itu penting di awal untuk mempelajari budaya perusahaan atau perhatikan ketentuan berpakaian pada surat undangan interview. Karena beberapa perusahaan mengharuskan pelamar untuk memakai pakaian formal. Sebagian juga memperbolehkan pelamar untuk memakai pakaian kasual, seperti kebanyakan perusahaan startup atau posisi kerja di bidang kreatif.   Itu tadi lima tips menghadiri interview kerja untuk pertama kali. Sebagai tambahan, hindari rasa gugup dan cobalah berlatih terlebih dahulu agar lebih nyaman dan interview bisa berjalan lancar. Yuk baca tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store ya!  
Komentar