Pencari Karir Pencari Kandidat

Cara Kekinian Belajar Bahasa Asing ala Fiki Naki

24 Maret 2021 20:03 1390 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 1 KALI DIBAGIKAN

Media sosial kini tengah dihebohkan dengan kemunculan Youtuber muda yang aktif berbicara berbagai bahasa melalui kanal Ome TV.

 

Fiki Naki mengejutkan banyak pengguna situs video chat itu dengan berinteraksi menggunakan bahasa asing diantaranya, Rusia, Inggris, Perancis sampai Rumania. Hebatnya, laki-laki kelahiran 24 Juli 2000 ini mengaku nggak pernah mengenyam pendidikan di luar negeri.

 

Dikutip dari pernyataanya di kanal Youtube salah satu acara tv, Fiki mengaku mempelajari bahasa dari berbagai negara secara otodidak hanya dengan memanfaatkan media online.

 

Sangat menginspirasi bukan? Semua orang bisa seperti Fiki Naki, bahkan mungkin kamu bisa lebih keren dibanding Fiki. Sebab, kemampuan ini bisa dimiliki oleh siapapun jika kita mau dan berusaha mempelajarinya. 

 

Kami rangkung beberapa tips belajar bahasa ala Fiki Naki berikut ini, disimak ya.

 

1. Bangun niat dan konsistensi

Jago berbahasa asing bukanlah hal didapat dengan instan, semua membutuhkan proses selayaknya pencapaian-pencapaian lain. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membangun niat yang kuat dibarengi dengan konsistensi.

 

Kedua hal ini yang juga diterapkan oleh Fiki Naki dalam prosesnya. Dalam siaran podcast Deddy Corbuzier, Fiki menceritakan bahwa dirinya memegang prinsip niat dan konsisten ketika belajar bahasa asing secara otodidak.

 

Fiki mengakui belajar bahasa asing bukanlah hal yang mudah, tapi ia percaya, nggak ada yang gak mungkin jika kita punya niat yang besar untuk mempelajarinya. Sejatinya bahasa adalah salah satu subjek yang membutuhkan banyak pengulangan dan konsistensi.

 

2. Seringlah berlatih dan jangan takut salah

Di channel Youtube miliknya, Fiki kerap berbincang dengan orang-orang dari berbagai negara menggunakan bahasa negaranya, hal ini diakui Fiki sebagai cara untuk mengasah skillnya.

 

Terlibat dalam interaksi langsung dengan orang yang berbeda bahasa akan menumbuhkan rasa percaya diri, mengenal berbagai kosakata baru, dan aksen yang tepat.

 

Jangan pernah takut salah mengucapkan kata/grammar, sebab ketakutan itu justru akan mengubur usaha kita untuk terus berkembang.

 

3. Temukan cara ternyaman untuk belajar

Di sela-sela kesibukannya sebagai Mahasiswa, biasanya Fiki menghabiskan waktu sekitar 6 jam untuk belajar bahasa. Ia sudah menjadikan bahasa sebagai hobi dan kesukaannya, sehingga hal itulah yang mendorong Fiki untuk betah belajar.

 

Fiki juga mengaku kalau menonton film jadi salah satu metode efektif untuk belajar. Ketika bosan membaca Fiki memilih metode listening atau menonton.

 

Kamu juga harus bisa menemukan metode yang efektif untuk membuatmu nyaman ketika belajar. Cari waktu dan durasi yang sesuai dengan jadwal harianmu.

 

4. Memanfaatkan media online seefektif mungkin

Berbagai platform online seperti Youtube banyak menyediakan konten bahasa yang bisa kamu pelajari. Menonton Vlog asal vlogger di berbagai negara juga jadi salah satu caranya.

 

Setelah mempelajarinya kamu juga bisa menggunakan media online untuk mempraktekkannya secara langsung seperti yang dilakukan Fiki di Ome TV.

 

Akses belajar sekarang bukan lagi alasan yang menghalangi kamu untuk berkembang, semua bisa didapat dengan mudah dan murah. Media online yang ada sekarang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membuat diri kita lebih bernilai.

 

Media belajar kekinian yang bisa kamu coba untuk belajar bahasa juga tersedia di TopEdu. Fitur dari TopKarir ini menyediakan berbagai pelatihan online termasuk bahasa dengan metode yang menyenangkan. Mulai dan cari pelatihan yang kamu mau di sini.



Dari Fiki Naki kamu bisa belajar nih, kalau punya niat dan keinginan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa asing dari diri sendiri, kamu bisa belajar dari mana saja. Termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital yang ada.

 

Itu tadi beberapa tips lancar berbahasa asing ala Fiki Naki yang dirangkum oleh TopKarir. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Memahami Exit Interview Sebagai Sarana Evaluasi Perusahaan

Memahami Exit Interview Sebagai Sarana Evaluasi Perusahaan

Exit interview atau wawancara keluar didefinisikan sebagai bentuk wawancara yang dilakukan pada karyawan yang ingin keluar atau berhenti bekerja di perusahaan. Tidak banyak perusahaan yang melakukan sistem ini, tapi sejatinya Exit Interview punya dampak yang besar bagi  perusahaan. Karyawan yang memutuskan untuk resign pasti sudah mengenal kekurangan dan kelebihan yang dimiliki perusahaan Anda selama bekerja. Menyelami informasi dari sudut pandang karyawan dalam proses exit interview dilakukan sebagai salah satu cara melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem yang berlaku di perusahaan Anda. Tapi perlu diingat bahwa exit interview tidak bertujuan untuk mengizinkan atau tidaknya karyawan keluar. Melihat manfaat dari exit interview, pahami lebih dalam metode wawancara ini.   Tujuan Exit Interview Alasan beberapa perusahaan yang tidak melakukan exit interview salah satunya adalah sulit bekerja sama dengan karyawan yang keluar karena rasa kecewa terhadap perusahaan. Namun jika kasus turnover karyawan tinggi di perusahaan Anda, exit interview harus segera dilakukan untuk menggali penyebab karyawan memutuskan hubungan kerja dan memperbaiki sistem yang dianggap kurang memuaskan. Masalah kecil yang tidak diketahui dan terjadi di lingkup perusahaan Anda bisa jadi masalah besar jika tidak segera dicari jalan keluarnya.   Dengan exit interview, Anda akan memahami perspektif baru dari sisi karyawan yang selama ini tidak diketahui, membuka ruang untuk menyampaikan saran demi perbaikan sistem, manajemen karyawan sampai fasilitas. Sebagai HR Anda juga dapat menemukan syarat rekrutmen baru untuk menemukan kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Manfaat lain yang bisa didapatkan dengan adanya exit interview adalah menekan angka turnover tinggi di kemudian hari.   Panduan pertanyaan yang sering diajukan Berikut beberapa pertanyaan yang diajukan pada saat exit interview : Apa alasan Anda resign? Apa yang tidak anda suka dari perusahaan ini? Apakah perusahaan Kami berhasil membantu Anda berkembang? Bagaimana hubungan Anda dengan atasan dan rekan kerja saat ini? Apa suka dan duka selama bekerja di perusahaan ini?   Sebagai metode mempertahankan karyawan terbaik Sesi exit interview bisa menjadi sarana mempertahankan karyawan yang punya kontribusi besar bagi perusahaan. Tentu Anda tidak ingin melepaskan karyawan itu dengan mudah bukan? Biasanya perusahaan memberikan pertanyaan “Apa yang bisa kami lakukan untuk mempertahankan Anda di perusahaan ini?” Bahkan Anda bisa mengajukan penawaran kenaikan jabatan atau gaji untuk karyawan tersebut supaya ia mau mengurungkan niat keluar dari perusahaan Anda. Tapi perlu diingat kembali, bahwa Anda tidak bisa memaksakan kehendak untuk segala keputusan yang diambil karyawan.   Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips seputar dunia HR lainnya bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.  
Komentar